Ternyata banyak yang terkejut dengan
postinganku yang meyebutkan twitter
@Poconggg lebih
berpengaruh dari pada akun
@SherinaMunaf. Bahkan,
@Poconggg sendiri
dijamin terkejut. (Bener kan Cong? Ayo jujur aja). Pertanyaan yang
tersisa, Mengapa orang begitu menyukai
@Poconggg?
Sebagai informasi saja nih, aku tidak pernah dan tidak akan follow
@Poconggg. Tapi
akun itu sudah sejak sejak lama seliweran di linimasaku (Timelineku).
Aku cek linimasanya, kuperhatikan tweetnya, asyik juga tapi tetap
kuabaikan.
Kemudian, sempat otak-atik sebuah aplikasi analisis twitter yang
menampilkan daftar akun twitter yang berpengaruh di seluruh dunia. Ada
dua akun dari Indonesia yang nampang di daftar itu,
@Radityadika
dan
@Poconggg.
Nah lho….. (apa-apaan nih Cong….).
Beberapa waktu kembali buka aplikasi itu dan terlihat dua akun itu
stabil di daftar atas akun berpengaruh. Hanya saja, kadang posisinya
saling tertukar. Kadang
@Radityadika diatas, tak jarang
@Poconggg yang
diatas.
Akhirnya aku kembali lagi menyimak linimasa mencari tahu, mengapa
orang begitu menyukai
@Poconggg? Sebelum aku sampaikan tuduhan-tuduhanku
(bener, lebay emang….), kita lihat bersama-sama wajah, tweet
@Poconggg dan
mention dari para followernya.
Ini penampakannya

@Poconggg
lagi valentinan
Ini tweetnya
Ada komentar?
Kalau ini mention dari para followernya
Ada komentar?
Apa yang bisa kita simpulkan dari tweet dan mention diatas? Aku punya
beberapa poin dari tampilan itu, silahkan saja ditambahkan kalau punya
poin yang berbeda di kolom komentar.
Pertama, isinya berkisar lelucon, olokan, ejekan, hinaan sampai
agresi. Singkatnya penghinaan dalam bentuk yang paling halus sampai
vulgar.
Kedua, penghinaan dilakukan baik oleh
@Poconggg maupun
para followernya. Tapi lebih sering dilakukan oleh para followernya
karena hinaan bisa dilakukan terhadap tweet
@Poconggg maupun
inisiatif sendiri oleh followernya. Bahkan dibagian mention paling
bawah, ada follower yang sengaja memberitahukan kalau
@Poconggg tengah
online (#ngek).
Ketiga, hal-hal negatif yang bagi kebanyakan orang menjadi aib yang
disimpan rapat, justru ditampilkan oleh
@Poconggg.
Terlebih citra yang dibangunnya adalah serba tidak punya, khususnya
tidak punya pacar alias Jomblo.
Keempat,
@Poconggg sendiri
menempatkan diri sebagai obyek, yang memberikan ruang bagi followernya
untuk melancarkan hinaan. Menjadi korban yang menempatkan followernya
sebagai subyek. Lebih jauh, membebaskan follower untuk ber”kuasa” penuh.
Keempat faktor itu yang mungkin membuat orang menyukai akun
@Poconggg,
sehingga akun itu menjadi punya pengaruh yang besar dibandingkan
akun-akun yang lain. Pertanyaannya, mengapa keempat faktor itu begitu
penting bagi para follower?
Pertama, setiap orang pada umumnya mempunyai suatu dorongan yang
tidak selalu bisa diwujudkan dalam kehidupan nyatanya. Karena dorongan
itu dianggap tabu, tidak pantas dan bahkan dilarang oleh norma
masyarakat. Orang harus menahan dorongan itu. Orang butuh energi yang
semakin lama semakin besar untuk menahannya. Pada titik tertentu,
dorongan ini akan terwujud dalam berbagai bentuk yang tidak disadari,
baik bentuk kreatif maupun agresif.
Apa contohnya? Sex. Dorongan yang selalu ada dalam diri manusia
tetapi tidak selalu bisa diwujudkan. Masyarakat membangun norma dan
mekanisme tertentu untuk mengatur pemenuhan dorongan itu. Ingat isu
jomblo yang diusung oleh akun
@Poconggg.
Contoh lain? Agresi, baik non verbal maupun verbal seperti mengolok
dan menghina. Permainan komputer yang bertema perang merupakan salah
satu bentuk mewujudkan dorongan ini. Begitu juga kompetisi olah raga.
Tetapi permainan itu tidak nyata. Kompetisi olah raga sendiri terbatas
aksesnya, tidak semua orang bisa terlibat.
Kedua, kehidupan modern semakin lama semakin menuntut individu,
memberikan tekanan yang semakin besar. Orang mendapat stressor (stimulus
yang menimbulkan stress) semakin sering dan semakin besar. Dibawah
tekanan itu, orang merasa menjadi obyek atas keadaan. Orang merasa harus
menerima perlakuan orang/pihak lain.
Dalam kedua keadaan itulah kemudian kehadiran akun
@Poconggg serasa
menjadi solusi kehidupan bagi followernya yang rata-rata masih remaja.
Ketika
@Poconggg online,
serasa itu waktunya untuk terapi, ramai-ramai para followernya
menyerbu. Beneran deh
Celebrities nih.
Apakah kehadiran akun
@Poconggg itu positif atau negatif?